Yello Mobile Akuisisi Adplus, Perusahaan Adtech Indonesia

 

Yello Mobile akuisisi AdPlus, perusahaan digital terkemuka asal Indonesia. Perusahaan media asal Korea berbasis mobile, Yello Mobile, telah mengakuisisi sebagian besar saham AdPlus salam rangka tindak lanjut rencana ekspansi regional yang juga bagian dari strategi pengembangan bisnis secara global.

AdPlus telah dikenal luas sebagai pemain utama dalam bidang media dan industri periklanan digital Indonesia dengan banyak klien multinasional seperti AXA, Chevrolet, Coca Cola, Danone, Minute Maid, Nokia, dan Samsung. Perusahaan ini juga telah bekerja sama dengan agen media dan periklanan dunia seperti Carat, Havas, Isobar, Maxus, Mindshare.

Sejak memulai bisnis pada tahun 2012, AdPlus telah berhasil mengakomodasi lebih dari satu milyar impressions luar biasa yang muncul di desktop atau mobile, dan terus berkembang secara finansial. Perusahaan digital ini memiliki 3 unit bisnis utama yang dinamakan SMART, HI-IMPACT, dan Glitz Media. SMART adalah platform re-marketing yang memiliki fokus pada iklan berbasis ROI, mencakup cost-per-click, cost-per-visit, cost-per-lead, cost-per-sale. HI-IMPACT, adalah platform iklan yang dibuat untuk menghasilkan engagement tinggi, berupa Rich Media Display dengan video, games, dan berbagai jenis bentuk kreatif unik lainnya. Sedangkan Glitz Media (www.glitzmedia.co.id) adalah ad network premium berbentuk media vertikal yang ditargetkan khusus untuk audiens wanita.

Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar ke-4 sedunia dengan 200 juta penduduk, penetrasi smartphone diperkirakan akan mencapai 100 juta pada 2018. AdPlus berada di posisi yang potensial untuk berkembang. Berdasarkan eMarketer, perusahaan riset marketing dari Amerika, volume pasar digital Indonesia telah meningkat sebanyak 98% hanya pada tahun 2014 saja. “Dengan berbekal pengalaman dan keahlian para partner digital marketing di Korea, kami saat ini secara aktif mencoba menaikkan investasi di luar negeri, dan memfokuskan pada potensi pertumbuhan mobile dan digital marketing di Asia Tenggara” kata Lee Sang-Hyuk, CEO Yello Mobile. “Tujuan kami adalah untuk mentranslasi kesuksesan yang kami peroleh secara lokal, untuk menjadi market leader dalam digital advertising secara regional, dan kerjasama kami dengan Adplus merupakan permulaan yang sangat menjanjikan.”

Yello Mobile berencana mengajak para existing partners mereka untuk juga bekerja sama dengan AdPlus sehingga tercipta sinergi yang siap mengoptimalkan potensi. Perusahaan-perusahaan berbasis platform yang dimiliki Yello Mobile seperti: WiseBirds dan Cauly, beberapa agen digital marketing seperti AdQua dan e-motion, dan juga solution company seperti, RecoBell akan bekerjasama dengan AdPlus untuk merealisasikan peningkatan value dan manfaat atas kerjasama ini.

Menurut Yazid Faizin, Co-Founder dan CEO dari AdPlus, “Yello Mobile menggunakan cara yang berbeda dan unik dalam mendekati kami. Business model yang ditawarkan oleh mereka untuk partnership dan development sangat menarik dan menyenangkan,” lebih jauh lagi, Yazid juga mengatakan, “dengan kapabilitas dan teknologi terbaik di kelasnya yang dimiliki Yello Mobile, saya yakin bahwa kami bersama bisa menjadi perusahaan digital terkemuka di Asia Tenggara.” Investasi ini merupakan lanjutan dari rencana dan strategi investasi Yello Mobile di sektor yang sedang berkembang pesat yaitu mobile dan digital, dan juga untuk tetap dalam komitmen untuk terus mengembangkan network di pasar digital.

Tahun lalu, Yello Mobile juga mengakuisisi sebagian besar saham sebuah situs pembanding harga asal Indonesia, PriceArea. Yello Mobile yang didirikan pada tahun 2012, merupakan salah satu grup perusahaan mobile media terkemuka di Korea. Unit-unit bisnis dari grup perusahaan ini, beroperasi di area yang berbeda namun sejalan di media mobile yaitu: Shopping, Media (Content), Advertising (Marketing), Travel dan O2O (Online to Offline Platform) bernama SMATO. Melalui pertumbuhan yang organik maupun akuisisi, grup perusahaan ini mengalami perkembangan yang signifikan dan berkelanjutan dalam dua tahun kehadirannya dan telah berhasil mendapatkan pendanaan strategis dari investor-investor lokal Korea maupun luar Korea, yang terbaru antara lain adalah Formation 8 dari Sillicon Valley. Dengan mengandalkan pengalaman dan kesuksesan mereka, Yello Mobile saat ini memfokuskan untuk memperluas ekspansinya secara regional maupun global, ditandai dengan dua akuisisi besar di Asia Tenggara.

Leave a Reply

Your email address will not be published.